Sebelum memulai membangun rumah, yang terpikirkan bagi penulis saat itu diantaranya adalah sumber air bersih. Sumber air bersih ini tentu akan dimanfaatkan sebagai
Seperti hal nya menghitung bata, menghitung jumlah genteng juga menjadi sesuatu yang perlu disiapkan. Data pokok yang diperlukan guna mengetahui jumlah genteng yang diperlukan yakni :
Dalam membuat dinding dengan bata, ketersediaan matrial bata perlu dihitung untuk segera dipesan pada saat yang tepat, agar proses pembuatan dinding lebih efektif matrial dan tidak terhambat. Jika dipesan terlalu mendadak,
Pondasi setempat (foot plat) merupakan salah satu jenis pondasi yang penulis gunakan pada proyek pembangunan rumah penulis. Diantara alasan penulis menggunakan pondasi ini yakni :
Pekerjaan galian tanah dan pondasi merupakan pekerjaan di bawah tanah dasar. Penulis merasa waktu pekerjaan pembuatan ini cukup lama. Setelah dicerna, dan mengalami proses pembangunan di atas pondasi,
Proses pembuatan galian tanah menghasilkan gundukan tanah yang cukup banyak. Gundukan tanah ini cukup mengganggu aktifitas pekerjaan. Apalagi lebar kapling hanya menyisakan sedikit jalan ke depan,
Bagian suatu bangunan yang paling awal dibuat adalah pondasi. Letak pondasi ada dibagian bawah, dan memikul beban bangunan tersebut. Pondasi yang umum dibuat (termasuk rumah yang dibangun penulis),
Seteleh urusan sertifikat tanah selesai, maka selanjutnya adalah proses perancangan rumah tinggal untuk pribadi. Dimulai dari membuat sketsa denah rumah tinggal.
Setelah membeli tanah tersebut secara resmi, maka penulis perlu mengurus segera sertifikat tanah tersebut, guna mengurangi masalah yang bisa muncul di kemudian hari.