Senin, 04 April 2011

Rumah type 54 - 153

Ini adalah salah satu koleksi Rumah Desain. Rumah ini mempunyai 2 kamar tidur keluarga dan 1 kamar tidur cadangan (opsional). Rumah ini cocok untuk keluarga kecil dengan 1 anak. Bila mana memiliki lebih dari 1 anak, maka pengembangannya dapat dibangun beberapa ruang di belakang rumah. Tentu hal ini bilamana memungkinkan (luas lahan cukup).
Bila anda mempunyai lahan 11 ubin, maka denah rumah ini dapat dijadikan referensi. Untuk bentuk tampilan, saya sertakan tampilan rumah sederhana standar. Anda bisa mengganti tampilan menjadi modern atau minimalis, ataupun model apapun yang anda cocok dengannya.
rumah type 54 153 tulip.jpg

Dibawah adalah denah dasar yang dibuat beberapa waktu yang lalu, milik Perumahan Bukit Permata Puri Semarang. Ruang tamu terlihat agak menyatu dengan ruang makan. Untuk mengatasi masalah privasi ruang, bisa diatasi dengan membuat perbedaan lantai (beda level). Sehingga Ruang tamu akan tetap terlihat besar. Untuk membatasi pandangan tamu, makan dapat dibuat sekat partisi, sebagai elemen interior.

denah rumah type 54 - 153.gif
Di bagian samping disediakan jalan kecil sebagai alur lalu lintas melalui jalan belakang. Sebagai mana kebiasaan orang jawa, bila kedatangan tamu tak terduga, sementara di rumah kebetulan tidak memiliki sajian, maka salah satu keluarga akan keluar melalui jalan belakang. Namun bilamana dirasa kurang memungkinkan (faktor keamanan ataupun yang lainnya), tembok rumah bisa saja di teruskan hingga menempel tembok pagar.
Anda bisa download gambar versi Auto CAD rumah type 54 ini secara gratis yang disertai tampak depan dan tampak samping, sebagai bahan referensi. Silakan klik link ini

File diatas memerlukan pdf viewer program. bila anda belum mepunyai, silakan download disini
Baca artikel lainnya tentang rumah

7 komentar:

  1. Thanks...bentuk rumah sesuai rencana saya

    BalasHapus
  2. Anonim : Terima kasih telah berkunjung. Semoga bermanfaat.

    BalasHapus
  3. ada contoh desain rumah yang lokasi tanahnya diapit 2 jalan(depan-belakang) nggak mas? tks

    BalasHapus
  4. @anonim : saya pernah mengerjakan visualisasi untuk rumah yang depan dan belakangnya ada jalan. desain denah/layout ruangnya saya lihat biasa saja. dalam artian, mengikuti konsep desainer. yang menjadi point penting disitu, saya lihat bahwasanya desainer memanfaatkan perbedaan level tanah, sehingga didapatkan orientasi view yang lebih bagus, pada level jalan yang lebih rendah. pada view tersebut terlihat fasad bangunan lebih tinggi. namun karena beberapa alasan, tidak saya tampilkan disini.

    BalasHapus
  5. @wujudkan... : mohon maaf komentar anda saya hilangkan, karena terdapat kata/kalimat/yang mengarah kepada hal yang tidak layak di blog ini. silakan anda meninggalkan komentar anda kembali, dengan tidak mengikutsertakan point/item terakhir. terima kasih atas kunjunganya.

    BalasHapus
  6. mas saya mau tnya gmn ya cara ngrubah rumah type 36 jdi agak luas soalnya adaklbhan tanah dsmping rmah bnyak tapi kl blkg tggl 1m. trus keseluruhan luas tanah 129m2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada beberapa cara untuk merubahnya.
      Cara yang paling ringan, adalah dengan merapikan tampilan interior bangunan. Bisa dengan merubah tata letak perabot, ataupun warna dinding maupun perabotan.
      Cara berikutnya, tentu dengan melakukan perluasan bangunan. Tidak mesti harus ke arah belakang. Perluasan ke samping juga bisa menjadi alternatif. Perluasan yang lebih berat, dilakukan ke atas. Rumah dibuat betingkat. Namun cara ini sebenarnya cukup mahal dilakukan.
      Melihat kavling anda yang cukup besar. (4 kali luas bangunan sekarang), sepertinya saya lebih memilih perluasan ke arah samping. Bagian belakang bangunan dibiarkan saja ada jarak dengan tembok keliling. Hal ini dilakukan mengingat perlunya sirkulasi udara, serta sirkulasi kegiatan perawatan bangunan.
      Terima kasih telah berkunjung.

      Hapus